PALI, SUMATERA SELATAN – Mengantisipasi terjadinya maladministrasi dan keluhan publik, Kepala Puskesmas Abab yang baru, Rasida Hermina, langsung mengambil langkah tegas. Dalam pertemuan dengan awak media, Jumat (3/7), ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Standard Operating Procedure (SOP) menjadi harga mati yang wajib dipatuhi seluruh staf.
"Prioritas kami adalah bekerja sesuai panduan dan SOP. Ini langkah preventif agar masyarakat Abab mendapatkan pelayanan yang aman, tepat, dan bermutu," ujar Rasida.
Langkah Antisipasi dan Keterbukaan
Didampingi stafnya, Netti, pihak Puskesmas Abab juga membuka ruang komunikasi sejak dini. Mereka meminta masyarakat dan media ikut mengawasi jalannya pelayanan agar jika ada potensi masalah pada petugas, bisa langsung diselesaikan sebelum melebar.
"Jika nanti ada keluhan terkait pelayanan petugas, ayo sampaikan langsung kepada kami agar bisa segera diatasi dengan baik," ungkap Netti.
Fokus Dua Jalur Pelayanan
Guna memastikan kinerja tetap bersih dan prima, Puskesmas Abab langsung mematangkan dua lini pelayanan:
Pelayanan Dalam Gedung: Pengetatan disiplin penanganan pasien yang datang langsung.
Pelayanan Luar Gedung: Optimalisasi program jemput bola untuk warga pelosok.
Lewat komitmen baru ini, kepemimpinan Rasida Hermina diharapkan mampu menjaga tren positif pelayanan di Kecamatan Abab tanpa celah masalah. (Red)













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!